Jumat, 04 Desember 2009

Asa seorang Gadis Kecil - by me :)

Terbayang di benak seorang gadis manis nan lugu
Akan kehadiran sebuah cinta yang kelak menemani hidupnya
Akan kehadiran sesosok pangeran berkuda putih
Yang akan menjemputnya menuju sebuah perjalanan cinta yang abadi

Ia hanya menunggu sambil sesekali bermain di atas rumput hijau
Berlarian sembari mengembangkan tawa yang ceria
Tapi sesungguhnya ada sebuah kesakitan yang mengganjal hatinya
Jauh di dalam lubuk hatinya , ia lelah menanti
Ia letih , ia terluka , ia tak berdaya

Dan saat petang menjelang , gadis itu berjalan menyusuri pantai
Mendengar deburan ombak yang merasuki jiwa
Merasakan hembusan angin yang menentramkan hati

Tapi ia terus berjalan
Dan lama kelamaan senyum manis di bibirnya memudar
Ia sudah benar-benar lelah menanti
Keyakinannya akan seseorang yang akan menjemputnya menemukan cinta sejati
Mulai terkikis

Namun di tengah keputus-asaan yang mendera
Ia menangkap secercah cahaya
Dan senyumnya mengembang indah saat ia melihat sesosok lelaki
Lelaki itu tak berkuda putih , tak pula bertahtakan mahkota
Tapi sang gadis kecil percaya bahwa ialah cinta sejati yang di nanti selama ini

Tapi betapa terkejutnya sang gadis kecil
Hatinya bak tertusuk panah beracun
Rasa sakit seketika merasuki tubuhnya
Ia melihat sang lelaki sedang menggandeng erat tangan seorang wanita

Lalu gadis itu berlari sekencang-kencangnya
Air matanya tumpah , deras membasahi pipinya
Ia mencoba menghapusnya , tapi air mata itu kembali jatuh
Ia mengepalkan tangannya seakan menyimpan dendam dan luka yang teramat perih

Kini sang gadis kecil tertoreh luka
Tak ada yang bisa mengobatinya
Hanya kebencian yang menggerogoti hatinya
Keyakinan itu sekejap hilang

Perlahan matanya tertutup
Tubuhnya lemas , dan dingin bak gunung es
Ternyata Tuhan menyayanginya
Ia telah pergi , pergi dengan meninggalkan sebuah luka yang masih tertancap di hatinya
Namun bibir merahnya memancarkan senyuman yang berbinar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar