Selasa, 17 Mei 2011

A Letter.

Tak terhitung sudah berapa kali terjadi...
Jatuh dan membuatku merasa kecil di dunia ini.
Kecewa dan membuatku berhenti untuk percaya orang lain.
Dikhianati dan membuatku pesimis terhadap cinta.
Seperti burung kecil yang baru terbang.
Dunia menyuruhku untuk belajar semua hal dalam waktu singkat.
Aku dipaksa untuk menentukan segalanya seorang diri.
Tiba-tiba saja hidup dewasa tidak semenyenangkan dipikiranku selama ini.

Tapi kau selalu siap berdiri di belakangku.
Kau tetap menyememangati dan berkata semuanya akan baik-baik saja.
Tak putus-putusnya yakin aku bisa mencapai apapun yang ku inginkan.
Disaat yang lainnya benar-benar meragukanku,
Kau membuatku merasa berharga.

Jujur saja, aku lelah berjuang terus.
Tapi demi dirimu aku belum menyerah dulu.
Mungkin aku harus berusaha lebih keras.
Mungkin aku harus mencoba sekali lagi...entahlah,
Aku tidak akan mengeluh.

Kau membuatku sadar...
Ternyata sejak awal, aku tak pernah dibiarkan sendirian...
:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar