Selasa, 23 Februari 2010

a simple writing, for my greatest idol :)

oh you are my idol
The Dragons are always illuminated heart
Male figure who always spread a smile to all the
An entertainer who always sang melodious

Maybe I was not anybody in your eyes
Even I am very disturbing your peace
But let me just this once
To devote all his
I admire the depth of your

Bang Naga ...
That title is always stuck in my mind
But do I deserve to call you like that?
I do not know

To me you're like the sun
Of encouragement and inspiration in travel days
Chanting songs that you create
As if to represent the heart and feelings

Every day I knelt before the Lord
Insist that you and I can arrange a meeting
Even though I know it was just a fantasy
Which may be impossible become reality

Sometimes jealousy is the heart ensnare
We saw other friends can meet and chat with you
Maybe not yet time for me
But deep in my heart
There is a belief that God will hear my prayer
And unite us in a time

So this only can I say
Though not mean anything to you
But I hope this article will you remember always
And to accompany your days

Continue to work my brother
Never stop stirring my spirit to work
Your name will always be stuck in my heart
As a figure who became my pride idol :)


---------------------------------------

*indonesian version

wahai kau idolaku...
Sang Naga yang selalu menyinari kalbu
Sesosok lelaki yang selalu menebar senyum kepada semua kaum
Seorang penghibur yang selalu melantunkan lagu merdu

Mungkin aku bukanlah siapa-siapa di matamu
Bahkan aku sangat mengganggu ketenanganmu
Tapi izinkanlah aku kali ini saja
Untuk mencurahkan semua rasa
Betapa dalamnya aku mengagumi mu

Bang Naga...
Itulah sebutan yang selalu melekat di benakku
Tapi apakah aku pantas memanggilmu seperti itu?
Aku tak tau

Bagiku kau seperti mentari
Penyemangat dan inspirasi dalam menempuh hari-hari
Lantunan lagu yang kau ciptakan
Seakan mewakili hati dan perasaan

Setiap hari aku bersimpuh di hadapan Tuhan
Meminta agar kau dan aku dapat di pertemukan
Walaupun aku tau itu hanya khayalan
Yang mungkin mustahil menjadi kenyataan

Terkadang rasa iri menjerat hati ini
Saat melihat kawan-kawan lain bisa bertemu dan bercengkrama denganmu
Mungkin belum saatnya bagiku
Tapi jauh di dalam lubuk hatiku
Ada sebuah keyakinan bahwa Tuhan akan mendengar doaku
Dan mempertemukan kita dalam satu waktu

Maka hanya inilah yang dapat aku ucapkan
Walaupun tak berarti apa-apa bagimu
Tapi aku berharap tulisan ini akan kau ingat selalu
Dan menemani hari-harimu

Teruslah berkarya abangku
Jangan pernah berhenti menggebu semangatku untuk berkarya
Namamu akan selalu tertancap di hatiku
Sebagai sesosok idola yang menjadi kebanggaanku :)



This writing is special dedicated to my greatest idol
Indra Perdana Sinaga

who have always admired you
Rizka Chytraningtyas - chy :)





Tidak ada komentar:

Posting Komentar